Pengumuman

Pengumuman : KETULUSAN DAN KEJUJURAN
Tanggal : Selasa, 11 Agustus 2026 00:00

*KETULUSAN DAN KEJUJURAN*


Bacaan :Mazmur 37:34-37

Nats :

Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan.(Maz 37:37)


Kita akan merasa nyaman berteman dengan orang yang tulus. Kita tidak perlu menduga-duga hati orang tulus dan  tidak perlu ragu dengan orang yang hatinya tulus.


Hati yang tulus adalah hati yang jernih.Apa yang dikatakan atau dilakukannya sama dengan apa yang ada di hatinya,tidak dibuat-buat. Tulus dengan jujur memiliki makna yang sama dan sepadan.


Banyak hubungan persahabatan tidak bertahan lama bahkan putus akibat ketidaktulusan. Betapa sering kita kecewa dengan ketidaktulusan orang. Dan kitapun harus jujur juga bahwa ada juga  orang  yang kecewa dan tidak puas karena ketidaktulusan kita.


Ada beberapa alasan ketidaktulusan, yang mungkin *situasional* sifatnya, antara lain: 

• takut dipersalahkan

• takut ditolak,

• takut dimarahi,

• takut dinilai rendah,

• takut wibawa jatuh dan hilang,

• dan sebagainya.


Yang paling parah adalah apabila ketidaktulusan menjadi *sifat atau karakter.* Mungkin ada orang yang merasa senang atau ada kepuasan tersendiri dengan ketidaktulusannya. Puas rasanya atau merasa berhasil jika bisa mengelabui orang.


*Ketulusan dan kejujuran* akan membuat hubungan kita menjadi baik karena ada damai dan kasih sayang di situ. 


Persahabatan dan keakraban akan bertahan bila didasari di atas ketulusan. Itulah sebabnya mengapa dalam ayat di atas disebutkan ada masa depan; karena kualitas kelanggengan hubungan masa depan kita akan dibentuk dan dibangun oleh kedalaman  ketulusan.(ayat 37) 


Rusak dan putusnya hubungan Allah dengan manusia dimulai oleh ketidaktulusan atau tipu daya yang dilontarkan ular itu. Hubungan masa depan antara manusia dengan Allah yang semestinya harmonis, berakhir dengan hadirnya potensi ketidaktulusan.


Oleh berbagai alasan, sering sulit dan banyak tantangannya ketika kita memilih untuk tulus. 


Tetaplah  berupaya dan berusaha untuk  senantiasa belajar kepada Kristus yang akan  berbuahkan ketulusan dan kejujuran. 


 *Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya.*(Ams 11:3)


Salam KG


Bagikan :